Seri Diskusi: Forum Manajemen Covid19 – Topik Knowledge Management: Leadership dalam masa bencana

Kerangka Acuan Kegiatan
Seri Diskusi: Forum Manajemen COVID-19
(https://manajemencovid.net)

Yogyakarta, Juni 2020

Knowledge Management: Penerapan Meta Leadership


Pengantar

COVID-19 menghantam seluruh dunia, termasuk Indonesia. Sistem kesehatan menjadi tergagap dan limbung. Rumah sakit – rumah sakit mengalami krisis termasuk krisis keuangan yang rentetannya mengenai para dokter dan tenaga kesehatan yang bekerja. Dinas Kesehatan mengalami masa sulit dalam mengendalikan dan memantau penyebaran COVID-19. Perguruan tinggi kesehatan dengan berbagai kekurangannya berusaha merubah sistem pengajaran menjadi berbasis internet.

Apa yang harus dilakukan oleh para direktur, para pemimpin lembaga kesehatan, para pemimpin organisasi profesi dan asosiasi, sampai para pemimpin perguruan tinggi kedokteran/kesehatan masyarakat dalam masa ini? Tentunya tidak berdiam diri, dan tidak saling menyalahkan. Para pimpinan lembaga kesehatan harus mampu merespon krisis yang terjadi dengan kepemimpinan yang baik agar lembaga yang dipimpinnya dapat selamat mengarungi pandemi dan terus berkembang pasca pandemi.

Dalam hal ini ada pertanyaan: Bagaimana kepemimpinan di masa Krisis ini?  Seri Diskusi Online ini akan membahas Kepemimpinan (Leardership) lembaga di pandemi COVID-19 sebagai sebuah situasi yang tidak pernah terbayangkan  sebelumnya.


Tujuan Seri Diskusi

  1. Memahami pentingnya Kepemimpinan lembaga dalam masa wabah
  2. Memahami konsep Meta-Leadership yang dapat dipergunakan dalam pandemic COVID-19
  3. Menggunakan pengetahuan – pengetahuan yang ada untuk mengembangkan kelangsungan usaha dan kemungkinan revisi rencana strategis lembaga.

Sasaran Peserta Seri Diskusi

  • Pemilik RS
  • Dewan Pengawas RS
  • Direksi RS
  • Staf RS yang terkait
  • Konsultan manajemen RS
  • Pimpinan Dinas Kesehatan dan Kemenkes yang terkait
  • Pimpinan berbagai lembaga kesehatan lainnya

Ringkasan Materi

Meta-Leadership menggunakan prinsip Learning and Development yang dapat dipergunaan dalam masa pandemi COVID-19¹ . Jadwal seri diskusi setelah Diskusi pertama akan menggunakan prinsip ini. Dalam proses pengembangan Kepemimpinan di masa krisis ini fase pembelajaran sangat penting dilakukan sebelum menetapkan keputusan strategis untuk pengembangan. Untuk pembelajaran Forum Manajemen COVID-19 memilih Meta-Leadership sebagai kerangka berpikir sebagai catatan dalam khazanah Leadership, ada banyak sekali kerangka kerja yang bisa dipakai.

Berdasarkan konsep Meta-Leadership ada 3 dimensi kepemimpinan yang dapat dipergunakan dalam krisis COVID-19² .


3 Dimensi Meta-Leadership:
1. The Person
2. The Situation
3. Connectivity

  1. Sifat Pemimpin (The Person) Meta.
    Pemimpin Meta didasarkan pada kepribadiannya dan mengapa mereka memimpin sebuah organisasi. Pemimpin tentunya harus mampu mempengaruhi orang lain untuk meningkatkan kinerja organisasi. Sifat yang pemimpin miliki mampu mendukung orang – orang yang mengikuti. Pemimpin ini perlu mempunyai kecerdasan emosi – kesadaran diri, pengaturan diri dan motivasi. Sifat – sifat ini memacu mereka yang mengikutinya. Di masa pandemi COVID-19 yang penuh tekanan, para pemimpin  yang kuat diharapkan mampu bangkit dan keluar dari “keterpurukan”, mempunyai naluri bertahan hidup dan berkembang  untuk menghasilkan keputusan dan melakukan tindakan rasional agar organisasi tetap berkembang.
  2. Situasi (The Situation).
    Dimensi kepemimpinan meta yang kedua dalam konteks COVID-19 adalah melihat situasi permasalahan yang ada dan memecahkannya. Disinilah letak fungsi Pembelajaran  yang perlu dilakukan untuk memahami situasi akibat COVID-19. Pemahaman baru mengenai COVID-19 harus segera diterapkan di lembaganya untuk memecahkan masalah.Oleh karena itu, langkah pertama dalam memecahkan masalah adalah memahaminya. Apa yang terjadi dalam pandemi COVID-19 ini? Pandangan “Meta” mendorong pemakaian lensa analitik yang luas, memahami berbagai pengalaman dan motif para pemangku kepentingan yang terlibat.  Untuk memecahkan peramasalahan perlu pengembangan opsi, pelibatan pihak – pihak kunci dan negosiasi pengatasan masalah yang dapat diterima bersama dan layak.

    Di dalam Dimensi Situasi ini ada sebuah cara berpikir yang disebut Mobius Loop[1]. Cara berfikir ini mencerminkan proses Learning and Developement dimana dilakukan analisis mengenai keadaan saat ini, dan kemudian akan melakukan Action untuk pengembangan organisasi. Cara berpikir ini menunjukkan bahwa seorang pemimpin harus mempunyai kemampuan analitik dari proses pembelajaran perorangan dan lembaga serta merupakan orang yang bertindak, bukan seseorang yang hanya pandai berkata – kata. Dalam masa pandemi COVID-19 yang saat kompleks ini, kemampuan analitik dan action perlu sekali dilatih.

    [1] https://cambridgemetaleadership.com/what-is-meta-leadership/

  3. Konektivitas (CONNECTIVITY)
    Para pemimpin Meta berusaha dengan sengaja untuk menggabungkan dan memanfaatkan upaya berbagai organisasi dan orang.  Dalam masa pandemi COVID-19 yang kompleks ini, kemampuan ini sangat dibutuhkan. Dengan memadukan pengetahuan, motivasi, dan kemampuan secara strategis, para pemimpin membentuk kesatuan upaya dan inisiatif yang tak ternilai. Konektivitas ini mencakup:

    • memimpin BAWAH ke bawahan;
    • memimpin KE ATAS ke boss atau atasan yang harus dilapori;
    • memimpin SILANG (ACROSS) di dalam organisasi; dan
    • memimpin DI BELAKANG (BEYOND) ke pihak – pihak yang berada di luar organisasi.

    Hasilnya adalah kolaborasi yang menyatukan para pemangku kepentingan utama. Kebersamaan ini dapat mencapai hasil yang tidak dapat dicapai apabilai dilakukan sendirian. Para pemimpin Meta berpikir dan melakukan secara berbeda. Mereka menyadari bahwa keberhasilan kepemimpinan memerlukan usaha – usaha untuk menghubungkan dan memanfaatkan upaya banyak pihak  di dalam dan di luar departemen, divisi, atau organisasi mereka. Mereka berusaha untuk memperkuat konektivitas upaya.


    Aplikasi Kerangka Meta-Leadership ke RS di Indonesia di
    Masa COVID-19

    Kerangka berfikir Meta-Leadership berasal dari Amerika Serikat dalam konteks memimpin organisasi di masa krisis. Pertanyaan kritisnya adalah bagaimana cara menggunakan kerangka ini untuk memimpin RS di masa kritis ini. Dengan mengacu pada prinsip Knowledge Management dan Learning Organization akan dikembangkan program pengembangan MetaLeadership untuk direktur – direktur RS yang membutuhkannya.

    Program pengembangan  ini menggunakan prinsip Learning and Development dengan menggunakan Kerangka Meta-leadership. Bagaimana para pemimpin RS dapat mempengaruhi Para Pembelajar Perorangan COVID-19 untuk mengembangkan efektivitas lembaga melalui Pembelajaran Organisasi. Saat ini setelah 4 bulan COVID-19 berada di Indonesia para Direktur RS perlu untuk menetapkan keputusan strategis tentang yang terkait dengan perubahan anggaran untuk kelangsungan usaha RS (Business Continuity) dan menatap the New Normal.

    Menjadi pertanyaan menarik apakah para Direktur mampu menggalang para Pembelajar Perorangan yang sudah berbulan – bulan mempelajari COVID-19 untuk bekerja bersama dalam Tim.

    Lebih lanjut, dalam konteks pengembangan Business Continuity, Direktur RS perlu menyusun Tim yang tersusun dari berbagai unsur di RS untuk memikirkan, menganalisis, termasuk melakukan prediksi – prediksi dan merencanakan kegiatan RS.

    Berdasarkan latar belakang  ada berbagai topik yang dibahas dalam  Seri Seminar ini adalah:

    1. 3 Dimensi Meta-Leadership.
    2. Analisis Situasi dan Usaha Pemecahan Masalah melalui proses Learning and Development di organisasi RS masing –
    3. Proses Business Continuity dan Survival Organisasi
    4. Ketrampilan – ketrampilan untuk meningkatkan konektivitas.

    Manfaat mengikuti Seri Diskusi ini ada pada para direktur RS yang dapat menerapkan kerangka Meta-Leadership dalam masa COVID-19. Memang Seri Diskusi Seminar ini mungkin tidak cukup bertenaga untuk mempengaruhi sebuah RS yang situasinya tidak mendukung. Oleh karena itu, dibutuhkan pendampingan – pendampingan oleh konsultan manajemen yang kompeten untuk berbagai RS yang membutuhkannya.

Referensi lain di website:

  1. Pemahaman mengenai Meta-Leadership dari National Leadership Preparedness Initiative dan Harvard University: https://npli.sph.harvard.edu/meta-leadership-2
  1. Pertemuan puncak mengenai Meta-Leadership yang diselenggarakan oleh CDC.  Di dalamnya ada berbagai referensi yang dapat dilbaca lebih lanjut mengenai kepemimpinan dalam bencana. SIlakan klik di: https://www.cdc.gov/cpr/training/meta-index.htm

Jadwal Seri Diskusi

Seri diskusi ini diawali dengan Webinar: Kepemimpinan di Lembaga Kesehatan dalam masa Krisis COVID-19: Mengkaji apa yang disebut sebagai Meta-Leadership

Pada Selasa, 2 Juni 2020, pukul 13.00 – 14.30 WIB

Pembicara: Hans Prakasya, CEO National Hospital Surabaya

Pembahas: Laksono Trisnantoro, Board Chairman Magister Manajemen RS/PKMK FK-KMK UGM

Fasilitator: Andreasta Meliala, Direktur MMR/PKMK FK-KMK UGM

Setelah webinar yang memang berfokus pada lembaga RS, diharapkan akan ada berbagai kegiatan Kepemimpinan di berbagai kelompok, antara lain:

  • Rumah sakit
  • Dinas Kesehatan
  • Perguruan Tinggi
  • Organisasi Profesi
  • Asosiasi RS

Untuk rumah sakit jadwalnya adalah sebagai berikut:

Pembahasan situasi saat ini:

  • Pertemuan 3: Senin, 8 Juni 2020, pukul 13.00 – 14.30 WIB. Memahami Situasi RS saat ini.
  • Pertemuan 4: Rabu, 10 Juni 2020, pukul 13.00 – 14.30 WIB. Menyusun usaha pemecahan masalah: Me – review RBA untuk Business Continuity RS.
  • Pertemuan 5: Jum’at, 12 Juni 2020, pukul 13.00 – 14.30 WIB: Memimpin review Renstra Business RS.
  • Pertemuan 6: Menganalisis  Dimensi Konektivitas dalam Masa Pandemi COVID-19, 2020: Senin 15 Juni 2020.

Join Zoom Meeting
https://us02web.zoom.us/j/86587339253?pwd=RngxaDVYL3JibkFLMUlpcmhWaWQ1dz09

Meeting ID: 865 8733 9253
Password: 887381

Informasi dan Pendaftaran

Seri diskusi ini merupakan proses pembelajaran perorangan yang diharapkan dapat diterapkan di lembaga kesehatan. Peserta tidak dipungut pembayaran. Akan tetapi para peserta yang berminat untuk mendapatkan sertifikat dengan melakukan ujian akhir secara jarak jauh dapat mendaftar dengan cara klik di bawah ini. Biaya ujian dan pengiriman sertifikat adalah Rp 300.000,-.


Daftar Online Peserta Ujian


Berniat untuk mengikuti ujian program pembelajaran individu: Kepemimpinan dalam masa Krisis (kasus Covid19).

Pembayaran peserta dapat dilakukan dengan melalui transfer ke rekening panitia:

  • No Rekening: 9888807171130003
  • Nama Pemilik: Online Course/ Blended Learning FK UGM
  • Nama Bank: BNI
  • Alamat: Jalan Persatuan, Bulaksumur Yogyakarta 55281

Lembar Pendaftaran dan Bukti transfer pembayaran tersebut di kirim melalui


Contact person:

Reportase

Reportase kegiatan di atas dapat di klik di bawah ini.


Reportase Pertemuan 1 Isi Survei Hasil Survei
Reportase Pertemuan 2 Isi Survei Hasil Survei
Reportase Pertemuan 3 Isi Survei Hasil Survei
Reportase Pertemuan 4 Isi Survei Hasil Survei
Reportase Pertemuan 5 Isi Survei Hasil Survei
Reportase Pertemuan 6 Isi Survei Hasil Survei
5 3 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
3 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
2 months ago

Selamat siang, hasil ujian meta leadership kok belum ada ya?

Instansi
RS Fatima
Teuku Samsul Bahri
1 month ago

 

Teuku Samsul Bahri
1 month ago

managemen covid 19
 

Instansi
Fakultas Keperawatan Unsyiah