Vaksin Booster yang Cocok untuk Sinovac-AstraZeneca, Perlu Tahu!

Vaksin Booster yang Cocok untuk Sinovac-AstraZeneca, Perlu Tahu!

Jakarta – Vaksin booster yang cocok untuk Sinovac dan AstraZeneca merupakan informasi yang sangat penting untuk diketahui masyarakat. Pasalnya, penerima vaksin primer Sinovac dan AstraZeneca (dosis 1 dan 2) telah diizinkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) untuk mendapatkan vaksin booster atau dosis ketiga.

Layanan vaksinasi pun telah digelar di sejumlah tempat atau wilayah yang telah memenuhi syarat vaksin booster. Nah, apa saja sih kombinasi vaksin booster yang cocok untuk Sinovac dan AstraZeneca? Cek informasinya berikut ini.

Vaksin booster yang cocok untuk Sinovac

Berdasarkan Surat Edaran terbaru Kemenkes nomor SR.02.06/II/408/2022, tentang Vaksinasi COVID-19 Dosis Lanjutan (Booster), Kemenkes menetapkan 5 kombinasi booster dengan 3 jenis vaksin yang digunakan, yaitu Pfizer, AstraZeneca, dan Moderna. Vaksin booster ini mulai diberikan pada triwulan pertama 2022.

Nah, saat ini vaksin booster yang cocok untuk Sinovac diberikan melalui mekanisme heterolog, yaitu pemberian booster dengan jenis vaksin yang berbeda dari vaksin primer sebelumnya. Berikut informasinya:

  1. Vaksin booster Pfizer: 1/2 dosis (half dose)
  2. Vaksin booster AstraZeneca: 1/2 dosis (half dose)

Vaksin booster yang cocok untuk AstraZeneca

Kemenkes juga menetapkan 3 kombinasi vaksin booster yang cocok untuk AstraZeneca, serta diberikan secara heterolog dan homolog (jenis vaksin yang sama dari vaksin primer sebelumnya). Berikut informasinya:

  1. Heterolog: Vaksin booster Moderna: 1/2 dosis (half dose)
  2. Heterolog: Vaksin booster Pfizer: 1/2 dosis (half dose)
  3. Homolog: Vaksin booster AstraZeneca: 1 dosis penuh (full dose)

Itu dia kombinasi dan jenis vaksin booster yang cocok untuk Sinovac dan AstraZeneca. Bagi masyarakat yang mendapatkan vaksin primer (dosis 1 dan 2) dari kedua jenis tersebut, silahkan mengikuti anjuran dari Kemenkes ya.

Selain itu, vaksin booster ini juga diperuntukan bagi masyarakat yang telah memenuhi syarat vaksin, yaitu berusia 18 tahun (prioritas lanjut usia dan komorbid) serta sudah menerima vaksin ke-2 dengan jarak minimal 6 bulan. Untuk mengetahui sudah berjarak 6 bulan atau belum dari vaksin ke-2, bisa dicek melalui PeduliLindungi.


Sumber: detik.com

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x