Virtual Talkshow Bincang – Bincang Seputar (BIBIR) COVID: Bagaimana Peran Gizi Seimbang dan Suplemen Makanan Dalam Pencegahan dan Penyembuhan COVID-19

Kamis, 20 Mei 2021 – Virtual talkshow ini dilaksanakan atas kerja sama Indonesia Healthcare Forum (IndoHCF) berkolaborasi dengan Komunitas Relawan Emergensi Kesehatan Indonesia (KREKI) & Ikatan Konsultan Kesehatan Indonesia (IKKESINDO), dengan didukung oleh idsMED yang bertujuan untuk memberikan informasi mengenai peran gizi seimbang dan suplemen makanan dalam pencegahan dan penyembuhan COVID-19. Webinar ini dibuka oleh pengantar dari Dr. dr. Supriyantoro, Sp.P, MARS (Ketua Umum IndoHCF & KREKI). Menghadirkan narasumber dr. Nurul Ratna Mutu Manikan, M.Gizi, SpGK (Ketua Departemen Ilmu Gizi FKUI-RSCM) dan dr. Christopher Andrian, M.Gizi, SpGK (Koordinator Bidang Pelayanan Profesi Perhimpunan Dokter Spesialis Gizi Klinik Jakarta (PDGKI Jaya). Virtual talkshow ini dipandu oleh dr. Kristina Joy Herlambang, BMedSci (Hons), MGizi, SpGK (Divisi Humas PDGKI Jaya) sebagai moderator.

dr. Nurul Ratna Mutu Manikan, M.Gizi, SpGK

Nurul memaparkan bahwa makanan yang bernilai gizi seimbang membantu mencegah penyakit dan membantu mendukung penyembuhan dari suatu penyakit. Makanan merupakan transporter yaitu tanpa makanan, obat tidak akan bekerja maksimal. Untuk mencapai gizi seimbang asupan makronutrien (karbohidrat, protein, dan lemak) dan mikronutrien (vitamin dan mineral) harus sesuai. Masing – masing komponen saling melengkapi, tidak bisa berdiri sendiri, atau dipilih – pilih. Suplementasi harus diberikan sesuai dengan indikasi tertentu atau dalam monitoring dokter untuk mendapatkan hasil optimal dan tidak terjadi toksisitas. Penggunaan suplemen herbal harus berhati – hati karena untuk saat ini penelitian masih terbatas pada animal study yang belum tentu memberi manfaat apabila diaplikasikan di bidang klinis atau bahkan bisa menyebabkan toksisitas.

dr. Christopher Andrian, M.Gizi, SpGK

Christopher memaparkan bahwa nutrisi merupakan salah satu faktor yang berperan dalam imunitas selain faktor – faktor lain seperti tingkat stres, olahraga, dan istirahat. Untuk dapat mendukung imunitas, konsumsi makanan yang mengandung makronutrien dan mikronutrien harus seimbang. Suplementasi diberikan apabila asupan makanan tidak bisa mencukupi kebutuhan sehari – hari. Pemberianya disesuaikan dengan kondisi masing – masing. Dalam kondisi tertentu apabila asupan makanan bervariasi dan dapat memenuhi kebutuhan sehari – hari, suplementasi tidak diperlukan. Status gizi juga mempengaruhi imunitas. Kondisi malnutrisi (underweight dan overweight) lebih beresiko terhadap infeksi.


Video webinar ini dapat diakses pada link berikut

https://krm.li/bibircovidXXX-streaming

 

Reporter: Monica Abigail

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x