Barriers to Covid-19 RT-PCR Testing in Indonesia: A Health Policy Perspective

Barriers to Covid-19 RT-PCR Testing in Indonesia: A Health Policy Perspective

Indonesia kesulitan melakukan percepatan jumlah kapasitas laboratorium (Lab). Tujuan studi mereview hasil testing harian, kasus terkonfirmasi, dan tantangan imlementasi penanganan Covid-19 dikaitkan dengan kebijakan pemerintah. Analisis studi memanfaatkan data sekunder, periode 2 Maret sampai 29 April 2020, yang dilaporkan berbagai website resmi dan kajian regulasi. Awalnya pemerintah hanya percaya satu lab untuk testing Covid-19. Seiring bertambahnya kasus, jumlah lab rujukan ditambah, sampai tanggal 29 April 2020 sudah 89 lab yang ditunjuk resmi.

Hasil testing harian memperlihatkan angka yang berfluktuasi. Ini mencerminkan tantangan implementasi dari berbagai faktor: kesiapan dan kapasitas antar laboratorium; ketersediaan & kemampuan petugas pengumpul swab; ketersediaan reagen di laboratorium; aturan untuk petugas lab dan petugas pengumpul swab; dan transportasi untuk spesimen dari fasilitas kesehatan ke laboratorium rujukan.

Studi ini merekomendasikan untuk memastikan kesiapan laboratorium dalam hal sumber daya manusia, alat, dan reagen ketika ditunjuk; memastikan kecukupan dan kualitas petugas lab & pengambil swab mumpuni; memastikan kecukupan logistik reagen untuk RT-PCR; dan penataan ulang aturan shift untuk petugas lab & pengumpul swab, dan meningkatkan prosedur penanganan dan mekanisme transportasi pengiriman spesimen.

Artikel ini dipublikasikan di Journal of Indonesian Health Policy and Administration pada Mei 2020.
https://journal.fkm.ui.ac.id/ihpa/article/view/3888

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x