Balas Dendam, China Tuding Covid-19 dari Lab Amerika Serikat

Balas Dendam, China Tuding Covid-19 dari Lab Amerika Serikat

Jakarta, – Otoritas China menuding virus corona berasal dari laboratorium tentara AS. Hal ini seperti membalas tudingan AS yang mengatakan Covid-19 dimulai dari laboratorium Wuhan.

Seorang penyiar di China menyatakan jika sedang terjadi hal mencurigakan di laboratorium Fort Detrick. Tempat itu terletak di Frederick Maryland, Amerika Serikat dan dikenal sebagai Institut Riset Medis Angkatan Darat AS untuk penyakit menular.

Berita tersebut menyatakan jika Fort Detrick sebagai tempat eksperimen paling gelap milik pemerintah AS. Laporan itu diklaim berasal dari berita politik Amerika namun media tersebut tak menyebutkan nya secara spesifik.

Tudingan datang tiga hari setelah adanya desakan pemerintah setempat untuk membuka laboratorium biologi tersebut. Saat itu otoritas China ingin mengundang WHO ke Fort Detrick dan melakukan penyelidikan asal-usul Covid-19 di AS, dikutip Daily Mail. Senin (25/1/2021).

Permintaan pembukaan itu data dari Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Hua Chunying. Tindakannya itu dikatakan mengatasnamakan kekhawatiran komunitas internasional.

“Saya menekankan jika Amerika Serikat menghormati fakta, harus membuka laboratorium biologis di Fort Detrick, berikan lebih banyak transparansi untuk masalah seperti 200 lebih laboratorium di luar negeri, undang ahli dari WHO untuk melakukan penyelidikan di AS dan merespon kekhawatiran komunitas internasional dengan aksi nyata,”kata Hua Chunying.

Tanggapan Hua Chunying ini berasal dari tudingan AS sebelumnya yang mengatakan jika Covid-19 Berasal dari sebuah laboratorium di Wuhan China. Menurutnya teori tersebut membuat AS tidak memperdulikan pada keamanan dan hidup orang.

Selain itu dia menyebutkan jika China sangat koperatif dengan World Health Organization atau WHO. Lembaga kesehatan dunia diketahui akan melakukan penyelidikan asal muasal Covid-19 di Wuhan dan tim sudah dikirim ke negara tersebut.

Sebelumnya China juga melakukan penyebaran narasi mengenai penyebaran virus yakni penyebarannya melalui makanan beku impor.

Dalam laporan dari Departemen Luar Negeri AS berjudul Facvt Sheet: Activity at the Wuhan Institute of Virology mengungkapkan asal mula Covid-19 dari kota pertama virus merebak. Mereka menuding laboratorium sudah melakukan pengembangan virus sejak 2016 lalu dan eksperimen menggunakan virus corona kelelawar yang teridentifikasi Januari 2020, RaTG13.

Wuhan Institute of Virology atau WIV merupakan titik fokus penelitian virus corona internasional setelah wabah SARS menyebar tahun 2003. Di sanalah dilakukan penelitian untuk hewan termasuk tikus, kelelawar, dan trenggiling.

Menurut pemerintah AS, WIV tidak transparan soal penelitian virus mirip Covid-19 itu. Termasuk soal sampel RaTG13 yang dikatakan diambil dari sebuah gua di Provinsi Yunnan sekitar tiga tahun sebelum penelitian dimulai.

Pemerintah AS juga menuding WIV bekerja sama dengan militer China namun berkedok lembaga sipil. Negara itu juga mengklaim ikut dalam investasi laboratorium dan mengatakan harus mengetahui aktivitas selain lembaga sipil.

“AS dan donor lainnya yang berkolaborasi untuk penelitian sipil di WIV memiliki hak dan obligasi untuk mengetahui dana penelitian dialihkan untuk proyek militer China,” kata pemerintah AS.


Sumber: https://www.cnbcindonesia.com/

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x