Reportase Webinar Serial Penelitian Surge Capacity: Efektivitas Manajemen Logistik Dan Rantai Pasokan Kesehatan di Era Covid-19 Studi Kasus di DIY (Pertemuan Ketiga)

Pengambil Kebijakan Tenaga Pencegahan

PKMK FK – KMK UGM menyelenggarakan Webinar Serial Penelitian Surge Capacity: Efektivitas Manajemen Logistik dan Rantai Pasokan Kesehatan di Era COVID-19 Studi Kasus di DIY. Webinar ini dilaksanakan pada Kamis 2 Juli 2020, yang merupakan webinar kali ketiga untuk penyampaian hasil sementara penelitian ini. Narasumber yang menyampaikan materi webinar kali ini adalah Yos Hendra SE., MM., Ak., CA., M.Ec.Dev., MAPPI.

Penelitian ini diharapkan mampu menganalisis permasalahan terkait rantai pasokan dan logistik medis yang ada di DIY. Analisis ini nantinya akan menjadi salah satu bahan untuk menyusun rekomendasi yang akan disampaikan kepada Pemerintah Provinsi DIY untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus COVID-19 di wilayah DIY.

Dalam paparannya kali ini, narasumber menyampaikan draft final penelitian yang saat ini masih memerlukan masukan dan juga kelengkapan informasi, dimana masih ada beberapa informan yang belum dapat diwawancarai sampai dengan pertemuan ketiga webinar ini. Kendala dalam proses wawancara disebabkan narasumber masih menangani kegiatan utama dalam penanggulangan COVID-19.

Narasumber menyampaikan saat pandemi ini perlu adanya komunikasi yang lancar antara pengguna logistik medis dalam hal ini fasilitas pelayanan kesehatan dengan pemberi pemasok. Pemasok dalam logistik medis bisa dari pemerintah, yayasan, swasta maupun pihak lainnya, agar logistik medis ini bisa tepat sasaran dan tepat kebutuhan dalam pendistribusiannya. Hasil wawancara responden juga mengisyaratkan bahwa dibutuhkannya suatu sistem informasi logistik yang berbasis wilayah, yang tidak hanya mendukung fasilitas layanan kesehatan milik pemerintah saja. Akan tetapi, juga mendukung informasi kebutuhan logistik medis di fasilitas layanan kesehatan lainnya berbasis pada wilayah.

Dalam Kesimpulan sementara penelitian disampaikan logistik medis di masing – masing fasilitas kesehatan sejauh ini memadai akan tetapi belum pada kadar berlebih. Sementara kendala yang ditemui adalah sistem pencatatan masih manual dengan menggunakan komputer, belum mempergunakan software. Sehingga data logistik masih belum optimal dipergunakan dalam pengambilan keputusan secara cepat. Dampak ikutannya adalah adanya pelaporan berulang yang dilakukan oleh pengelola logistik medis, yang tentu menambah kerja dari pengelola logistik di fasilitas layanan kesehatan. Dampak tidak adanya sistem informasi logistik secara kewilayahan juga menyebabkan pemerataan logistik yang ada di masing – masing faslitas layanan kesehatan tidak dapat dipantau.

Dalam sesi diskusi juga disampaikan bahwa perlunya memperdalam penelitian ini, dari sisi kualitas logisitik medis dan ketepatan penggunaannya. Hal ini sangat diperlukan ke depan, agar peggunaan logistik medis tidak menemui pemborosan. Penggunaan logistik medis berlebih pada fasilitas layanan kesehatan yang tidak seharusnya memerlukan, akan menyebabkan kekurangan logistik medis di fasilitan layanan kesehatan yang memerlukan, apalagi jika terjadi lonjakan pasien.

Dalam sesi penutup, disampaikan webinar kali ini merupakan penyampaian hasil draft final penelitian. Kegiatan webinar berikutnya akan disampaikan hasil final dari penelitian Efektivaitas Manajemen Logistik dan Rantai Pasokan Kesehatan di Era covid-19 Studi Kasus di DIY.

Reporter: Barkah Prasetyo

 

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments