Reportase Webinar Peran Sektor Swasta dalam Respon terhadap COVID-19 Studi Kasus DIY

Reportase Webinar Peran Sektor Swasta dalam Respon terhadap COVID-19 Studi Kasus DIY

Klinisi Primer Klinisi Rujukan Manajer Lembaga Kesehatan Pengambil Kebijakan

Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan FK – KMK UGM menyelenggarakan webinar untuk membahas proposal penelitian dengan tema Peran Sektor Swasta dalam Respon terhadap COVID-19 Studi Kasus Daerah Istimewa Yogyakarta, yang berada dibawah penelitian payung Surge Capacity. Seminar virtual ini diadakan pada 9 Juni 2020 pukul 10.00 – 11.45 WIB yang diikuti oleh pemerhati sistem kesehatan, akademisi, praktisi dan peneliti. Narasumber sekaligus peneliti adalah Shita Dewi, MM, MPP dengan dimoderatori oleh Putu Eka, SKM, M.Kes. Pembahas pada kegiatan ini adalah Dr. Darwito Suwito (ketua PERSI DIY) dan Prof. Laksono Trisnantoro, M.Sc, PhD.

Sebelum paparan oleh narasumber, moderator menyampaikan bahwa dengan adanya pandemi ini akan menimbulkan kemungkinan-kemungkinan terjadinya lonjakan pasien yang  dapat berdampak ke semua aspek seperti logistik, SDM, dan lainnya. Dengan adanya webinar ini maka bisa diperolah informasi lebih detail sejauh mana peran sektor swasta dalam membantu menangani masalah pandemi.

Shita Dewi menyampaikan bahwa baik dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah sudah ada arah untuk melibatkan peran sektor swasta, sehingga diperlukan pemetaan

kesiapan sektor swasta dalam mendukung kapasitas pemerintah daerah untuk menangani COVID-19. Penelitian ini akan mengidentifikasi dorongan pemda untuk bekerja sama dengan sektor swasta, juga meninjau bagaimana kapasitas sektor swasta yang dimiliki di DIY. Sehingga melalui dokumentasi peran sektor swasta tersebut, diharapkan bisa diperoleh model kerja sama antara pemerintah daerah Provinsi Yogyakarta dengan sektor swasta dalam menghadapi situasi bencana kesehatan di masa depan.

Kerja sama pemerintah dengan swasta merupakan bentuk layanan yang dikembangkan bersama dimana terjadi sharing risiko, biaya maupun manfaat. Penelitian ini akan mengidentifikasi pengaturan kemitraan actor – aktor yang ada di masyarakat, yakni tentu saja pemerintah, sektor bisnis, organisasi masyarakat non profit/ komunitas, lalu mengidentifikasi peran kemitraan dalam manajemen darurat. Adapun metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling (pemerintah daerah, 4 RS swasta dan unsur masyarakat seperti Sonjo), dengan analisis konten tematik (thematic content analysis).

“Karena penelitian ini studi kasus di Provinsi DIY, perlu mengambil sampel yang merepresentatifkan populasi di DIY, dengan melibatkan RS swasta di kabupaten lainnya selain Kota Jogja dan Kabupaten Sleman,” ujar Darwito Suwito, ketua PERSI DIY. Begitu pula dengan unsur masyarakat, perlu melibatkan unsur masyarakat terkecil, karena dengan adanya pandemi ini, banyak muncul gerakan – gerakan sosial baik di level paguyuban, Dharma Wanita bahkan alumni.

Prof. Laksono menyatakan bahwa perlu mengidentifikasi inovasi – inovasi/ fenomena yang muncul setelah pandemi ini. Selain itu melihat hubungan pemerintah swasta untuk dalam struktur gugus tugas covid di DIY (seperti memasukkan unsur profesi dan asosiasi), karena pada awalnya gugus tugas hanya terdiri dari unsur pemerintah.

Selanjutnya sebagai sub penelitian dari penelitian payung, perlu koordinasi agar ketika penelitian ini dipublikasikan bisa menjadi satu kesatuan dan tidak saling tumpang tindih dengan sub penelitian lainnya. Sebagai tindak lanjut akan diadakan webinar khusus yang menggabungkan masing-masing sub penelitian agar bisa menjadi masukkan ke pemerintah daerah. Reporter: Hermawati Setiyaningsih.


Unduh Materi

Video Rekaman

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments