Laporan Online Workshop  Komunikasi dalam Incident Command System (ICS)  Penanganan COVID-19 di Rumah Sakit Selasa & Rabu, 7 & 9 April 2020

Laporan Online Workshop Komunikasi dalam Incident Command System (ICS) Penanganan COVID-19 di Rumah Sakit Selasa & Rabu, 7 & 9 April 2020

Reportase Kegiatan

Laporan Online Workshop

Komunikasi dalam Incident Command System (ICS)
Penanganan COVID-19 di Rumah Sakit

Selasa & Rabu, 7 & 9 April 2020


Pembukaan

Workshop hari ini dibuka oleh Prof. dr. Laksono Trisnantoro dari PKMK FK – KMK UGM. Workshop ini akan memperkenalkan satu aplikasi yang bisa membantu untuk meningkatkan komunikasi dalam situasi COVID-19. Selama ini komunikasi dibangun melalui WhatsApp Group (WAG) dan aplikasi ini mudah untuk digunakan. Namun penggunaan WAG ini bisa menjadi suatu jebakan untuk komunikasi – komunikasi yang kompleks seperti yang ada di manajemen bencana dengan menggunakan ICS. Kemungkinan akan banyak pesan yang “tertimbun” dan pesan yang banyak ini sering mengalihkan topik diskusi di WAG. Sistem komunikasi di ICS perlu diintegrasikan ke dalam sistem manajemen untuk memperkuat struktur komando dan operasi yang ditetapkan. Salah satu platform komunikasi yang bisa digunakan adalah aplikasi Slack.

Implementasi Komunikasi dan Informasi dalam Struktur ICS HDP

Materi ini disampaikan oleh Gde Yulian Yogadhita M.Epid, Apt dari Divisi Manajemen Bencana Kesehatan PKMK FK – KMK UGM. Materi ini membahas posisi komunikasi dalam struktur ICS dan memahami juklak yang dibutuhkan untuk komunikasi misalnya dengan adanya SOP komunikasi internal maupun eksternal. Komandan dan kepala seksi dalam komunikasi bertugas menyampaikan instruksi yang jelas kepada petugas/kepala seksi/sub seksi/staf di bawahnya. Kemudian staf memberikan feedback berupa laporan menggunakan media komunikasi yang disepakati. Jadi alur komunikasi dari atas ke bawah sudah jelas, apa yang penting diinformasikan, bagaimana menyampaikan informasi tersebut dan kepada siapa informasi tersebut disampaikan.

Pada sesi diskusi, rumah sakit RSUD Selong Lombok Timur menyampaikan bahwa sejauh ini platform komunikasi yang digunakan adalah WAG, namun SOP alur komunikasi belum disusun. RSU Charlie Kendal sedang menyiapkan komunikasi alternatif dengan menggunakan handy talky (HT). RSUD Sleman sudah memiliki juru bicara yang bertugas untuk menyampaikan informasi kepada pihak eksternal, untuk mengelola komunikasi dalam internal belum ditentukan. RSPAU dr.S.Hardjolukito sudah memiliki alur komunikasi yang baik, semua informasi keluar satu pintu jadi atas persetujuan komandan dulu. Komunikasi untuk operasional sudah terbangun dengan baik, misalnya operasional melaporkan terkait penanganan pasien (jumlah dan kondisi pasien yang ditangani) harus disampaikan setiap hari ke pos komando COVID-19.

Dok. PKMK FK-KMK UGM “Penyampaian Materi Implementasi Komunikasi dalam ICS dan Penggunaan Slack”


Tutorial Penggunaan Slack

Materi ini disampaikan oleh dr. Dhite Bayu Nugroho, MSc, PhD. Sesi ini memperkenalkan aplikasi Slack yang bisa digunakan untuk membangun komunikasi dalam ICS pada masa darurat bencana. Slack ini memiliki channel – channel khusus yang dapat mengkategorikan topik informasi yang akan dibahas oleh tim. Misalnya dalam konteks ICS maka bisa dibuat channel sistem komando, bidang operasional, perencanaan, logistik dan keuangan/administrasi. Channel ini bisa diatur apakah bisa diakses secara bebas atau hanya orang – orang tertentu. Ini akan memudahkan bagi anggota Slack untuk melihat perkembangan informasi per bidang. Jika ada anggota baru yang dimasukkan, anggota tersebut juga bisa melihat informasi yang sudah ada di Slack, berbeda dengan WAG, anggota baru tidak bisa membaca informasi yang yang ada di grup sebelum bergabung. Setelah pemateri menyampaikan turtorial pembuatan Slack ini, pemateri melakukan demo langsung mulai dari penginstalan sampai dengan penggunaan. Tutorial yang disampaikan adalah pembentukan grup Slack untuk admin dan tutorial bagi anggota yang mendapatkan undangan bergabung Slack.

Pada sesi diskusi, rumah sakit menanyakan apakah admin yang ingin mengundang anggota lainnya harus menggunakan email? Apakah bisa menggunakan nomor telepon, karena kondisi di rumah sakit banyak staf yang tidak menggunakan email. Sejauh ini Slack hanya bisa mengundang dengan menggunakan email, jadi disarankan supaya membuat email terlebih dahulu.

Workshop hari ini ditutup dengan penjelasan kembali tenatnag penugasan. Pada hari Rabu, 8 April peserta akan mengerjakan penugasan secara mandiri dan mencoba membuat Slack. Informasi selengkapnya terkait workshop ini silakan disimak di sini.


Reporter : Happy R Pangaribuan
Divisi Manajemen Bencana Kesehatan PKMK FK-KMK UGM

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments