Reportase: Pengalaman Penanganan Outbreak COVID-19 di RSPI Sulianti Saroso

Reportase: Pengalaman Penanganan Outbreak COVID-19 di RSPI Sulianti Saroso

Reportase Kegiatan

Forum Manajemen Covid-19 yang diinisiasi oleh FK KMK UGM telah menyelenggarakan seminar jarak jauh (webinar) pertamanya dengan menghadirkan direksi dan tim klinisi RSPI Sulianti Saroso sebagai Narasumber utama pada hari Jumat tanggal 20 Maret 2020. Diskusi dilakukan di Taman IKM FK-KMK UGM untuk mematuhi social distance dan menggunakan udara segar.

Dok. PKMK – Webinar di Taman IKM FK-KMK UGM

Webinar ini bertujuan untuk menggali pengalaman RSPI SS sebagai RS rujukan utama untuk penyakit pernapasan dalam menangani kasus Covid-19. Saat ini RSPI SS menangani 16 kasus Pasien dalam Pengawasan (PDP). Selain itu, webinar ini juga merupakan langkah awal untuk mengumpulkan berbagai masalah yang ada di lapangan – terutama di RS – terkait dengan manajemen Covid-19.

Pengantar tentang Forum:

Peserta yang mengikuti webinar ini mencapai 500 titik (maksimal) sedangkan yang mengikuti melalui channel Youtube® mencapai lebih dari 3.519 orang. Webinar dibuka oleh Prof. dr. Laksono Trisnantoro, MSc, PhD selaku Kepala Departemen Health Policy and Management FK KMK sekaligus penanggung jawab utama Forum. Laksono memaparkan bahwa dalam kondisi pandemi dimana jumlah pasien melonjak drastis, kebutuhan pelayanan kesehatan juga akan melonjak, yang dikenal dengan surge capacity.

Silahkan melihat Video dan Download Materinya.


Manajemen Covid-19  di RSPI

RS Penyakit Infeksi Prof Dr. Sulianti Saroso merupakan RS yang mengalami lonjakan (surge) dalam wabah Covid-19 ini. Dalam menerapkan surge capacity ini, RSPI SS mengelola berbagai aspek antara lain: 1) struktur, mekanisme kerja, koordinasi; 2) fasilitas medik dan nonmedik; 3) logistik dan pendanaan; 4) handling media massa. RSPI SS juga memperkuat organisasi atau pemantapan manajemen secara internal (mekanisme kerja, SOP, manajemen data, penguatan tim bencana) dan eksternal (koordinasi dengan Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan dan sebagainya).

Silahkan klik Video dan Materinya:


RSPI SS membentuk tim kewaspadaan dengan komposisi ketua, wakil ketua, dan pokja-pokja (Pencegahan-Pengendalian-Infeksi, PINERE, Pos Pemantauan, Fasilitas Medik-Nonmedik, Logistik, Informasi-Humas-Data), Donasi. Untuk memenuhi kebutuhan ruang isolasi yang melonjak, RSPI SS telah meperluas dan menambah jumlah tempat tidur ruang isolasi. RSPI SS juga telah menyusun skenario jika terjadi outbreak dan ditemukan kasus positif di RS. PPI RS telah dipersiapkan jika terjadi penularan di RS terhadap petugas kesehatan.

Kebutuhan logistik utama dalam penanganan Covid-19 adalah APD, hand sanitizer, obat-obatan, konsumsi, penunjang lain (IPSRS), kesehatan lingkungan dan ambulans.

Best practice dalam penanganan Covid-19 meliputi aspek promosi kesehatan, pos pemantauan kesehatan 24 jam, perawatan di ruang isolasi ketat, era KLB/wabah/outbreak, dan pelaksanaan surveillance (tracing dan tracking) untuk memutus mata rantai penularan yang dilakukan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan.

Dalam menangani Pandemi di RSPI tentunya diperlukan juga kerjasama dengan rumah sakit lain, terutama pada kondisi outbreak. Diharapkan setiap RS menyediakan ambulans khusus infeksi, menyiapkan ruang perawatan untuk menampung pasien jika RSPI dikarantina, menjemput pasien yang perlu dievakuasi dari RSPI, menyiapkan ruang isolasi ketat untuk menampung pasien yang membutuhkan isolasi airborne. Peranan dari Dinas Kesehatan juga sangat dibutuhkan, terutama dalam penyediaan logistik medis di rumah sakit.

Dok. PKMK – Diskusi dengan RSPI Sulianti Saroso dan RS Moh Hoesin Palembang melalui webinar

Masih banyak aspek yang perlu dibahas dalam manajemen Covid-19, dalam konteks surge capacity. Aspek-aspek lain akan dibahas pada webinar-webinar selanjutnya. Forum Pengelolaan Covid-19 akan terus bergerak untuk mengumpulkan dan mengelola pengetahuan serta menyebarkannya kepada pihak-pihak yang membutuhkan.

Penutup

Diskusi hari ini merupakan awal dari kegiatan Forum Manajemen Covid-19 yang  memfasilitasi tenaga kesehatan untuk mengantisipasi lonjakan pasien dengan cara: (1) Membahas pengalaman para klinisi (dokter dan perawat), serta tenaga-tenaga kesehatan lainnya, termasuk manajemen dalam mengelola pasien Coronavirus (2) Melakukan review jurnal artikel secara sistematis; dan (3) Membahas kesiapan RS-RS untuk menangani pasien Corona Virus. Informasi  dan jadual lebih lanjut mengenai Forum Manajemen Covid-19 dapat diakses pada pranala:https://manajemencovid-dirs.net/.


Putu Eka Andayani
Divisi Manajemen Rumah Sakit PKMK FK KMK UGM